Kalau belum tahu apa itu alergi maka dapat dipelajari lewat search engine, ketik saja “alergi”. Nah Sinyo adalah salah satu orang yang mengidap alergi rinitis (jenis pilek) dan alergi dingin. Sekarang setelah dewasa Sinyo sudah terbiasa dan tidak begitu kerepotan lagi seperti masa kecil dan remaja dahulu. Jika dalam keluarga kita, temen-temen atau saudara dari pembaca ada yang mengalami alergi seperti yang Sinyo derita semoga tulisan ini dapat membantu mengatasinya, berdasarkan pengalaman nyata menghadapinya langsung.
Sinyo lupa tepatnya kapan namun sudah sejak kecil mengalami dua alergi, yang paling merepotkan tentu saja alergi rinitis (pilek). Bunda sudah memeriksakan Sinyo ke dokter dan berusaha berbagai obat namun gagal semuanya. Kata doker, biasanya alergi akan sembuh dengan sendirinya atau beralih menjadi alergi dalam bentuk yang lain (hii…). Dari bacaan yang Sinyo pelajari memang jarang ada orang yang sembuh dari alergi ini, satu-satunya cara adalah pintar-pintar saja menghadapinya. Nah berikut tips dan trik dalam menjinakkan alergi agar tidak semakin liar:
1. Alergi Rinitis
- Musuh utama adalah debu atau kotoran halus yang melayang di udara. Padahal sebagian besar daratan di bumi ini terdapat debu. Begitu debu masuk sampai dengan tingkat tertentu maka akan membuat hidung kita menjaid pilek. Cara terbaik untuk menghadapai alergi ini adalah mencegah semaksimal mungkin segala hal tentang debu untuk masuk ke lubang hidung kita. Caranya bisa dengan sapu tangan, masker, tisu dan yang lain. Tentu saja kita dapat menyesuaikan pelindung hidung itu dengan situasi dan kondisi. Misalnya jika kita kasir sebuah toko kelontong kecil yang harus sering memegang uang kumel dan kucel (kalau di mall atau toko besar biasanya uang yang ada masih agak baru sehingga jarang yang membawa debu), maka gunakan saja masker dari kain yang sangat bermanfaat agar tidak pilek. Contoh yang lain adalah memakai sapu tangan/masker untuk menutup hidung saat akan menaiki sepeda motor, karena jika berlama-lama berada di jalan yang penuh dengan debu dan kotoran dijamin dah langsung pilek.
- Panas Matahari dan hawa panas, sampai saat ini Sinyo belum menemukan bagaimana panas matahari serta hawa panas juga membuat Sinyo pilek. Jika berlama-lama dalam hawa yang sangat panas atau terkena panas terik agak lama maka mulai dah mata pedih dan hidung menjadi tersumbat. Mungkin hawa yang panas dan terik matahari identik dengan banyaknya debu yang ada, itu perkiraan Sinyo sementara. Bahkan jika terlalu lama maka hidung akan mimisan, kala masih kecil Bunda biasanya menaruh dauh sirih di hidung Sinyo sambil berbaring agar mimisan cepat menutup. Kalau dari bacaan yang Sinyo dapati, biasanya mimisan terjadi karena terjadi pembengkakan salah satu selaput di hidung disebabkan panas atau hantaman. Apakah ada hubungan antara alergi rinitis dengan mimisan? Sinyo belum paham. So jahui saja hawa yang sangat panas dan terik matahari langsung, kalaupun harus mengalaminya maka usahakan jangan terlalu lama.
- Angin, nah hindari juga yang satu ini. Hal ini terjadi karena biasanya pada angin debu-debu mudah berhamburan ke mana-mana. Segera tutup hidung atau masuk rumah/gedung saat banyak angin di luaran.
- Hawa dingin, selain hawa panas maka hawa dingin juga akan membuat Sinyo bersin-bersin. Padahal Sinyo saat menulis artikel ini hidup di Semarang (panas habis) dan magelang (sejuk dingin) dan dapat dikatakan setiap pagi bersin-bersin serta pilek. Sinyo sempat curiga dengan rambut hidung yang terlalu panjang namun walau sudah dikurangi tetap saja terjadi
. Pakailah jaket atau selimut yang lumayan tebal agar badan terasa hangat sehingga tidak pilek. - Es, merupakan salah satu musuh utama karena sangat cepat membangktkan alergi pilek ini. Sinyo punya tips jitu, karena bagaimanapun tentu kita ingin tetap minum es kan? Usahakan agar saat membeli minuman es jangan terlalu banyak jumlah es batu di dalamnya. Jika berupa jus biarkan sejenak agar tidak terlalu dingin sekali atau apabila fresh jus maka mintalah es-nya sedikit saja. Es cream, nah ini dia yang agak susah…karena harus menunggu sampai mencair hehehe..padahal mana enak ya makan es cream cair? (Itu mah namanya bukan es cream hiihihihiiiiii)
- Siapkan selalu tisu atau sapu tangan, sebaiknya kalau masih kecil (seumuran SD misalnya) carikan sapu tangan yang bersifat menyerap seperti handuk. Hal ini karena anak kecil kadang kerepotan sekali, sehingga biarkan dia buang ingus dalam sapu tangan handuk tersebut (Cuci tersendiri, jangan dicampur dengan cucian lainnya). Pernah saat ujian Sinyo membawa kurang lebih 7 buah sapu tangan handuk, hehehe guru yang sudah hapal hanya geleng-geleng kepala. Tempatkan tisu sebanyak mugkin, baik di rumah atau di kantor agar lebih leluasa saat bersin-bersin atau buang ingus. Percaya dah masalah ingus ini repot sekali sehingga memang harus ditanggulangi dengan cepat. Sapu tangan adalah senjata terakhir saat kita tidak membawa tisu, Sinyo berusaha membawa dua sapu tangan sekaligus, yang di saku kiri persiapan untuk menyeka wajah jika terasa berminyak serta perlindungan hidung dan yang berada di saku kanan digunakan saat pilek mulai mendera.
- Dari alergi ini, berdampak ke pendengaran dan suara Sinyo. Pendengaran Sinyo selalu berkurang terutama untuk telinga sebelah kanan, saat mahasiswa sempat dua hari seperti tuli, cuma mendengar suara samar-samar. Kadang kalau tidur seperti ada lendir yang berjalan dari hidung ke telinga. Suara Sinyo juga menjadi aneh, kata orang-orang suara Sinyo mirip waria dan banci (Suara kayak sengau berhenti di hidung). Segera bawa ke dokter jika hal ini dialami oleh anak yamg masih kecil, kalau Sinyo sudah terlambat dan telah terbiasa dicap “budeg” dan suara seperti waria hehehe lagian pasti mahal ya (tak ada duitnya hihihi).
- Banyak-banyaklah minum vitamin dan buah-buahan serta air putih. ketiga hal tersebut sangat membantu daya tahan tubuh, sehingga walau pilek melanda diharapkan tidak berlangsung lama dan berlarut-larut.
- Usahakan olah raga secara teratur untuk menambah kuatnya stamina pertahanan tubuh, saat sudah bekerja seperti ini Sinyo lebih suka berjalan kaki secara rutin dengan jarak tertentu agar tetap sehat dan bugar.
- Jika orang yang mengalami masih anak-anak, jelaskan secara singkat dan beri pengertian agar tidak minder terhadap teman-temannya. usahakan juga lingkungan (terutama rumah) bersih dari debu walau tdak mungkin mencapai 100%. Apa yang dilakukan Bunda dengan menjaga kebersihan rumah sangat membantu Sinyo dalam mengurangi serangan alergi ini.
2. Alergi Dingin (gatal-gatal)
Selain alergi Rinitis Sinyo juga mempunyai alergi gatal-gatal terhadap hawa yang sangat dingin atau air yang dingin. Alergi ini tidak terlalu menggangu seperti alergi pilek namun perlu diketahui juga agar badan kita terasa nyaman.
- Perhatikan dan rasakan baik-baik sekujur tubuh, saat habis mandi air dingin atau ketika menghadapi hawa yang sangat dingin, jika kemudian tiba-tiba terdapat gatal-gatal di salah satu lokasi pada tubuh kita maka ini menandakan bahwa tubuh kita alergi dingin. Salah satu contoh adalah di sekitar siku misalnya, seperti yang Sinyo alami. Dulu Sinyo mengira digigit nyamuk, ternyata setelah terjadi secara rutin dan bentuk benjolan gatal-gatal yang cenderung melebar atau merata maka Sinyo baru memahami tentang alergi gatal ini lain dengan gigitan nyamuk. Bentuknya hampir sama jika kita terkena ulat berbulu yang gatal. Nah jika putra-putri anda atau suadara ada yang mengalami hal ini maka dia juga alergi dingin.
- Usahakan mandi dengan air hangat jika hawa terlalu dingin dan pakailah jaket atau selimut agar badan tetap hangat.
Masih banyak jenis-jenis alergi lainnya, ada alergi makanan/minuman tertentu, alergi plastik dll. Namun dampaknyanya tidak sehebat alergi rinitis. Bantulah anak-anak kita atau saudara-saudara yang masih kecil untuk mengenali, belajar menghadapi dan menerimanya dengan ikhlas jika memang mempunyai alergi ini.
Dari sisi lain alergi pilek memang dianggap sebagai sebuah kekurangan, namun jika mau melihat lebih dalam banyak hikmah yang dapat dipetik. Salah satunya adalah, seorang muslim yang mempunyai alergi rinitis akan banyak-banyak mengucap kata:”Alhamdulillah” karena tingkat bersin-bersin yang sangat tinggi









lam kenal sinyo. thanx infony.. aq makin yakin kl aq memang alergi rinitis dr tulisan yg km buat. aq udah ga tau lg nih mesti gmn menghindari pilek tsb. hampir tiap hr pilek2 bahkan mpe tengah mlm, bikin ga enk tdr. hal yg sangat kutakuti saat ni adlh jgn sampe saat pilek kambuh aq ga bw tisu, gila! tu bnr2 menyiksa deuh..
Komentar Sinyo
Hi Dede, iya memang tersiksa sekali. Tapi jangan khawatir kita masih dapat hidup dengan normal koq walau mungkin sedikit lebih repot jika dibandingkan dengan orang normal lainnya. Pernah juga Sinyo pilek lupa bawa tisu atau sapu tangan, yah cari kamar mandi atau tempat tertutup dan buang ingus dah di situ (terpaksa… x_x).
Kalau kita tidak bisa menerima kedaan ini maka akan stress sendiri hehehe..nikmati saja dan hadapi dengan nyaman. Salam kenal juga ya dhe, tetaplah bertahan
By: dedek on July 20, 2008
at 11:40 am
Tq ulasannya… Aku mengalami pilek hampir tiap hari, kemarin aku ke dokter THT, beliau kasi tip kalau kita di jalan dengan cuaca dingin usahakan biar pakai kaos kaki.. selama ini aku seneng pakai sandal aja..trus,di sekitar ujung hidung tuh ada saraf yang peka akan dingin, kalau dingin saraf itu akan mengembang trus menutup lubang hidung,hidung tersumbat nafas dari mulut ohh..susah.., semalam habis dari Dokter THT aku mampir beli kaos kaki, malam tidur pakai kaos kaki, plong. enak…. Makasih
Komentar Sinyo
Hee sama dengan yang Sinyo lakukan dulu, namun tidak mempan juga untuk Sinyo. Mungkin tingkat alergi juga bermacam-macam ya, ic ic tambah pengetahuan dan terima kasih atas masukannya.
By: Ketut Parwata on July 23, 2008
at 5:21 am
hehe … kok nemu jawabannya di sini.
Keluargaku keluarga alergi, punya asma dan biduran. Adik, ortu dan anak punya alergi. Aku sendiri dari kecil sampe 3 bulan ke belakang gak pernah ada gejala alergi. Tapi 3 bulan ini, yang namanya bersin, pilek, hidung mampet, mata gatal berair jadi menu harian. Memang sih belum pernah ke dokter. Males ke dokter walaupun di bayarin kantor.
Mungkin cocok buat yang lain, 2 minggu ini aku selalu minum Vitamin terutama Vit C dengan dosis harian. Tapi hati-hati jgn berlebihan. Alhamdulilah agak berkurang dampak alerginya. Silahkan di coba.
Komentar Sinyo
. Olahraga, makan sehat dan tidur cukup juga sudah dijalani namun tetep saja alergi masih muncul setiap saat…sampai temen-temen sudah kebal denger suara “Sr*tzzzzzzz” berulang-ulang hehehe
Terima kasih bro masukannya, kalau Sinyo memang sejak kecil menderita alergi sampai umur segini gak sembuh-sembuh. Sudah macam-macam yang Sinyo minum dari K-Link, jinten item, madu, vitamin mulai dari Supradyn (ini yang Sinyo sering beli) sampai C-1000 dll. Capak bos hihihi yang masih Sinyo jalani saat ini adalah jus tomat, Supradyn dan madu
By: firman on July 26, 2008
at 6:04 pm
maf mas komenx g’ sesuai,cuma mw nawarin cara terbebas dari belenggu pulsa yg slalu merepotkan kita sehari2,bagi mas ato embak2 yg udah berkunjung diblog yg kaya ilmu ini yg bermintat Untuk mengetahui carax..!KLIK JA DISINIMAKASI…!
Komentar Sinyo
Semoga laris jualan pulsanya
By: wawan on October 28, 2008
at 10:01 pm
saya jga alergi pilek,apalagi pagi 2,rasanya seperti tersiksa,gw dah ke dokter tapi ga sembuh 2,bagai mana ini. ntar aku baca blog ini lagi tq atas informasi nya
Komentar Sinyo
Shabar dan mencari jalan menghadapinya
By: alif on January 14, 2009
at 10:08 pm
thank’s ya info tentang Alerginya.
Sukses selalu……
Komentar Sinyo
Salam sukses juga mas Maryono
By: maryono on January 18, 2009
at 4:11 am
Anak sy,umur 5,5 th, ada alergi pilek, klu kambuh adenoid membesar, jadinya susah nafas d. sy sdh bawa ke tht n fisioterapi, gak susah nafas lagi, tp pileknya masih. sudah coba menghindari penyebab alergi, tp masih juga. Tp setelah baca artikel in, sangat membantu sy, benar lho, kalo diperhatikan lagi cuaca panas dia pilek, dan klu dingin juga. Sy jadi bingung hadapinya. Menurut Sinyo, apa adenoid harus operasi? tlg kasih pendapatnya ya? tq
Komentar Sinyo
Dear Ibu Marta
Maaf baru dapat balas dikarenakan saya cuti. Karena saya bukan dokter maka berikut ini Sinyo berikan link yang Insyaa Allah akan bermanfaat bagi ibu:
1. Tentang adenoid: sumber berita: klik DI SINI
2. Perlukah adenoid dioperasi?: sumber berita: klik DI SINI
Nah, kalau ibu baca tampaknya tidak ada hubungan langsung antara adenoid dan pilek/alergi yang dialami oleh putra/putri ibu. Hanya memang pilek sangat memacu adenoid meradang atau membesar. Sebaiknya, menurut pengalaman saya, banyak minum atau makan buah, jus dan sayur yang mengandung vitamin. Olah raga ringan secara teratur dan jangan terlalu lelah. Hindari debu, terlalu panas dan dingin. Hindari minum ES, sebaiknya kalau minum yang hangat-hangat saja.
Selamat berjuang bu, tetap semangat.
Insyaa Allah akan membantu, terutama dorongan moril bu, karena dengan mental dan semangat yang kuat dia akan dapat melewati rintangan dan ‘mungkin’ ejekan dari teman-temannya yang usil dengan alergi ‘pilek’
By: Marta on July 2, 2009
at 12:51 pm
salam kenal sinyo …
aku jg penderita alergi pilek, kurang lebih 2 tahun yg lalu … awalnya aku cuman iseng cabut bulu hidung karena risih bulu hidungku ada yg panjang he..he..he.. tak tahunya berdampak buruk.
paling parah kalau pagi hari pas sehabis mandi dan mau berangkat kerja (bersin2 dan keluar lendir) terasa tersiksa banget.
tapi bener apa yg dikatakan sinyo asal kita sabar menghadapinya semua akan terasa ringan.
bagi temen2 yg suka cabut bulu hidung hati2 lho, kalau bisa dihentikan aja deh kebiasaan itu sebelum terlanjur kayak aku.
Komentar Sinyo
Hehe…saya geli baca tulisan pak Goprek geli, bisa-bisanya bulu idung dicabut. Kalau geli karena terlalu panjang dipotong saja pak…agak repot tapi ya daripada dicabut :p
By: Triyono on July 12, 2009
at 12:25 am