Site www.detik.com merupakan salah satu tempat favorit Sinyo dalam menjelajahi dunia Internet. Rasanya seperti sayur yang tampa daun-daunan, garam, gula dan bumbu-bumbu lainnya (walah….air doank donk hehehe) jika browsing belum membaca detik.
Ya, detik.com merupakan salah satu site yang terbilang sangat sukses di negeri ini. Pada awal berdirinya hanya digawangi oleh beberapa orang saja, sekarang benar-benar menggurita dan menjadi salah satu kekuatan bisnis tersendiri dalam dunia Internet di Indonesia.
Banyak mengandalkan breaking news yang terus-menerus di-update dalam hitungan menit membuat detik.com sangat disukai oleh para pembaca, sehingga detik.com mulai dicontoh oleh para pengekornya. Namun tetap saja, para pembaca belum tergoyahkan sampai saat ini untuk pindah ke lain ‘hati’.
Tapi, terus terang akhir-akhir ini detik.com membuat Sinyo benar-benar bete, terlalu banyak berita politiknya. Huuuffff….belum ditambah kasus pembunuhan Nasrudin walah, benar-benar membosankan. Hmm apalagi nanti jika sudah jelas mendekati pemilihan presiden, Heuuhhh….pasti penuh berita politik. Masih mendingan team kreatif detik.com mulai memahami ‘keresahan’ pembaca, berita politik dibuatkan space sendiri walau tetep saja bikin bete.
Semoga cepat selesai pemilu..capek baca, mendengar dan melihat orang berebut kekuasaan, senyum mereka jelas memuakkan









maklum nyo, pada ngejar tayang tuh berita
Komentar Sinyo
Heeh bos, ic, i know tetapi seharusnya bisa lebih dikhususkan begitu ya… untuk kolom politik. Lihat saja, di halaman muka sampai doble-doble (di kotak tersendiri dan masih ikut pada urutan umum). Pembaca detik, Sinyo yakin, sebagian besar sudah paham tentang Internet sehingga tidak perlu terlalu di-blow-up. Tapi yah sudahlah, ntar juga surut sendiri
By: kenji on May 8, 2009
at 3:00 pm