Posted by: sinyoegie | November 4, 2009

Mimpi…

Sering kita mendengar atau membaca berbagai ungkapan dari banyak orang yang berkaitan dengan ‘mimpi’. Bahkan saat kita sedang ‘futur’, kemudian mendengarkan ucapan dari ustadz atau mungkin para motivator berkenaan dengan mimpi seakan-akan baru mendengarnya pertama kali.

Mimpi berkaitan erat dengan harapan, cita-cita, keinginan yang tentu saja kita asumsikan ‘mulia’. Ungkapan ‘kejarlah mimpimu’, ‘raih mimpimu’, ‘gapai mimpimu’ yang biasanya disertai dengan pelengkap seperti ‘bangun’ , ‘ikuti’ atau kata lainnya dengan mudah kita temui berupa tulisan atau lisan.

Tapi coba perhatikan dengan lebih seksama, tidak banyak ungkapan yang berkaitan dengan mimpi menyebutkan dengan ‘cara yang benar’. Ungkapan yang ada hanya ‘pembakar semangat’ guna meraih semua mimpi apapun yang kita miliki, namun entah bagaimana macam caranya. Padahal tujuan baik dan mulia jika dilalui lewat jalan yang sebaliknya tentu akan ternoda.

Itulah kenapa, syarat diterimanya amalan adalah ihklas karena Allah (tujuan tepat) dengan cara yang benar (sesuai tuntunan Rasul Muhammad SAW). Sudahkan kita mengejar ‘mimpi’ itu dengan jalan yang benar?


Leave a response

Your response:

Categories