Posted by: sinyoegie | December 3, 2008

Sehatnya Wanita

Jika kita membuka data statistik penduduk dunia, maka hampir merata di semua tempat menunjukkan bahwa usia harapan hidup kaum wanita lebih besar sekitar 5 tahun dari kaum lelaki. Bahkan di tempat-tempat yang terkenal mempunyai penduduk dengan rata-rata harapan hidup tertinggi di dunia seperti Okinawa (Jepang) misalnya, para wanita tetap masih mengungguli laki-laki dalam usia harapan hidup. Faktor apakah yang mempengaruhi hal tersebut..?

Ada beberapa hal yang membuat tubuh wanita jauh lebih sehat daripada pria. Sehingga kemungkinan untuk tetap bertahan hidup jauh lebih banyak. Berikut faktor-faktor yang membangun kesehatan wanita:

1. Biologis

Secara biologis tubuh wanita memang diberi anugrah oleh Allah SWT dengan banyak memproduksi hormon-hormon yang tidak dimiliki oleh lelaki. Hormon-hormon tersebut “keluar” saat bersamaan dengan adanya datang bulan (menstruasi), kehamilan dan menyusui. Sebagian besar hormon tersebut memperkuat daya tahan tubuh wanita seperti jatung dan yang lain. Hal ini jelas tidak dimilki laki-laki.

2. Olah Raga

Ya, olah raga secara rutin memang menjadi salah satu kunci sukses sehatnya seseorang. Setiap wanita dan laki-laki mempunyai kesempatan yang sama untuk berolah raga, namun jika kita mau menyelidiki lebih dalam lagi ternyata sebagian besar wanita sudah melakukan “olah raga” dengan rutin tanpa disadari.

Coba lihat di rumah tangga anda atau lingkungan sekitar. Para wanita sudah bangun dini hari untuk mulai sholat tahajud, bersih-bersih pekarangan/rumah, memasak dll. Hal tersebut dilakukan oleh kebanyakan ibu rumah tangga, para pembantu yang sebagian besar wanita atau remaja putri yang juga membantu ibunya. Gerakan-gerakan yang ringan namun teratur serta lama, apalagi didukung dengan udara pagi yang masih fresh/segar, merupakan perpaduan olah raga yang sangat menjaga kondisi kesehatan mereka.

Berbeda dengan laki-laki, kalaupun bangun pagi selain sholat kemungkinan besar meminta berhubungan “s*x” , habis itu kebanyakan tidur kembali (hehe jangan bilang pengalaman pribadi penulis loh ya qiqiqiqiqi…). Apalagi kalau masih bujangan, sudah hal umum kalau laki-laki bangun kesiangan. Setelah bangun, biasanya nongkrong-nongkrong dulu dengan berbagai alasan seperti menonton berita (untuk nambah wawasan), baca koran atau yang lain ditambah minum kopi atau merokok. So kurangnya bergerak membuat sebgaian besar laki-laki yang sudah memasuki usia dewasa akan berbadan tambun alias gembul dan buncit perutnya, sumber macam-macam penyakit.

3. Asupan

Kebanyakan wanita suka dengan buah-buahan, sayuran, jus, ikan, minum air putih yang banyak serta asupan bergizi serta bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Entah disadari atau tidak dan dengan alasan apapun, asupan-asupan tersebut merupakan antioksidan yang sangat membantu tubuh jauh lebih kuat dan sehat serta membantu tubuh menolak polusi/pertikel bebas.

Sementara laki-laki, sebagian besar dari mereka adalah “penggemar” berbagai macam daging. Apapun alasan mereka mengkonsumsinya, yang jelas daging jika dimakan terlalu banyak akan menjadi pemicu berbagai ragam penyakit.

4. Rokok

Sinyo sendirikan rokok, karena memang dia sangat besar pengaruhnya di dunia ini, menjadi bisnis yang sangat mendominasi.

Perbandingan wanita dan pria yang merokok jelas sangat jauh. kalaupun ada wanita merokok biasanya dia lebih memilih yang “soft” (kadar nikotin rendah) serta melakukannya pada usia remaja atau dewasa. Sebaliknya dengan pria, kebanyakan mereka menghisab rokok pada usia dini dan variasi rokok yang dihisab lebih banyak kadar nikotin-nya. Sudah kita ketahui bersama bahwa rokok salah satu perusak bagi kesehatan tubuh kita.

5. Akal dan Perasaan

Jarang kita temukan wanita yang botak, kalaupun ada lebih disebabkan karena suatu penyakit. Baik secara biologis dan juga menurut Islam bahwa laki-laki lebih banyak menggunakan akalnya, sementara wanita cenderung memperhatikan perasaan-(hati)-nya.

Karena mengutamakan akal tersebut maka kebanyakan pria bekerja pada devisi-devisi yang benar-benar membutuhkan konsentrasi tinggi, beban pikiran yang berat dan memeras otak. Hal ini memicu tingginya tingkat stress yang dimilki kaum pria daripada wanita. Para wanita banyak menempati devisi kerja yang lebih mementingkan skill gerak tubuh, ketelatenan, keshabaran dan ketekunan, sehingga jarang dihinggapi tekanan-tekanan dalam otaknya.

Saat stress meninggi maka hal tersebut berkaitan dengan pemaksaan beberapa organ tubuh termasuk jantung sehingga kesehatan akan mengalami gangguan karenanya.

6. Kebersihan

Sudah umum dan jamak kalau wanita lebih mementingkan kebersihan diri dan sekitarnya daripada pria. Dengan berbagai alasan, para wanita memang sangat memperhatikan kebersihan dirinya daripada laki-laki. Hal ini tentu juga berpengaruh dengan kondisi kesehatan yang dimilki.

So….jangan heran jika kita melihat perkumpulan senam sehat khusus lansia, orang berangkat naik haji, atau antrian di loket POS untuk mengambil gaji pensiun yang didominasi oleh para wanita. Ya karena mereka lebih banyak hidup dengan pola yang sehat sehingga Allah SWT memberi umur lebih panjang (semoga digunakan dengan baik oleh para wanita untuk bertakwa kepada Allah SWT, amiin)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: