Posted by: sinyoegie | March 6, 2009

Cahaya Mentari

Sudah hampir dua pekan ini Bunda pergi ke kota Kayuagung dan Indralaya untuk keperluan keluarga. Rencana mungkin sebulan lebih di sana. Kamar Bunda otomatis kosong, hanya dibersihkan setiap pagi. Saat akan membuka kamar tersebut pada pagi hari entah kenapa bau pengap dan terasa kurang sedap selalu merasuki hidung Sinyo.

Sinyo kemudian berusaha melihat dan meneliti dengan seksama. Sirkulasi udara berjalan sama antara malam dan siang, karena jendela kaca selalu ditutup (bagian atas terdapat fentilasi dua buah). Kemudian setelah beberapa kali melakukan percobaan, ternyata satu hal yang membuat kamar itu menjadi pengap dan agak mau apek. Ternyata tidak adanya sinar matahari.

Yup, setiap pagi saat jendela gordyn jendela Sinyo buka dan sinar matahari menerpa masuk suasana dan hawa berubah dengan cepat, jauh terasa lebih segar. Pijar Sinar lampu tidak dapat menggantikan peran sinar mentari dengan sempurna. Banyak kandungan pertikel sinar matahari yang mungkin tak terdapat dalam pijaran lampu.

Mari kembali ke alam………….


Responses

  1. pertamaxxxxxx….ikuti kompetisi saya yaa

    Komentar Sinyo

    Terima kasih mas Fajar atas undangannya, mohon maaf belum dapat ikut karena sibuk urusan kantor. Semoga sukses ya lombanya..tc

    Sinyo


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: