Posted by: sinyoegie | April 30, 2009

Obrolan Bunda II: Sekolah Gratis

Hari Selasa tgl 28 April 2009, Sinyo pulang agak malam dikarenakan ada lemburan proposal tender. Lama sekali tidak beli nasi goreng (dulu waktu masih bujang hampir setiap hari Sinyo membelinya), Sinyo beli dua bungkus di warung dekat kantor. Sampai di rumah, segera saja disantap hmm..nyammi. Daripada manyun makan. iseng sambil melihat acara televisi, anehnya banyak sekali iklan tentang ‘sekolah gratis’ ditayangankan dan tidak hanya satu stasiun televisi saja.

Koq dibilang aneh..? Ya iyalah, simple saja jika memang ingin menyediakan sekolah gratis kenapa harus seheboh begitu iklannya?. Bayangkan saja, jika nilai iklan tersebut diuangkan dalam bentuk cash, merinding kita menghitungnya. Apabila memang tujuan iklan tersebut untuk mensosialisasikan maka sungguh teledor cara yang dipakai, bisa saja informasi disalurkan lewat RT-RW setempat, tentu jauh lebih efektif dan jelas hematnya. Itu, jika maksudnya sekedar untuk sosialisai…

Rupanya gerutuan Sinyo soal ‘sekolah gartis’ didengar oleh Bunda, segera beliau menimpali. Bunda mengatakan bahwa sudah sifat dasar manusia, ingin mengambil keuntungan dengan memanfaatkan derita atau kesengsaraan orang lain. Iklan sekolah gratis jelas mempunyai ‘misi tersendiri’ dari hanya sekedar pengumuman sekolah gratis, apalagi iklan tersebut mempunyai variasi yang berbeda (berapa duit tuh untuk mengganti..?).

Nah..sore ini baca detik.com ada artikel yang serupa dengan wacana obrolan Bunda, silahkan klik DI SINI . Jika memang benar dugaan/tuduhan PDIP tersebut, maka sungguh disayangkan.

Entah sampai kapan, rakyat negara ini dibodohin….


Responses

  1. Hehehehe, Apapun, apapun bun, dilakukan demi $$$$….

    Komentar Sinyo

    Bukan demi Rupiah ya hehehehe…………šŸ˜‰

  2. hehehe, sinyo mulai melek politik nehšŸ˜€

    Komentar Sinyo

    Sinyo tidak begitu paham politik bro, cuma itu obrolan bersama Bunda tercinta. Eh…hari berikutnya ada yang sama.., kita mah bincang-bincang sesuai dengan akal sehat saja, ngapain buang-buang uang untuk sosialisaki sekolah gratis. Bahkan pemerintah Lampung menghitung anggaran ulang berkenaan dengan sekolah gratis ini, mungkin juga daerah lain. Sebetulnya jika sekolah gartis ini diumumkan lewat RT/RW Net, bahkan sangat efektif dan efisien untuk menggenjot ‘suara’, tanpa perlu ‘menipu’ dua atau lebih pulau sudah terlampaui. Sayangnya Sinyo tak bisa memberi saran pak Menteri :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: