Posted by: sinyoegie | May 6, 2009

Nenek Suka Film Binatang

Kemarin malam mas Ahza ingin melihat game PS2, iya memang sudah cukup lama dia tidak memintanya. Putra Sinyo ini memang sudah kenal game sejak kecil, walau yang disukai cuma satu yaitu game mobil. Sinyo izinkan melihat game mobil pada hari Jum’at atau Sabtu (memilih salah satu), nah kemarin hari Selasa so Sinyo jelaskan kepada mas Ahza bahwa boleh melihat game mobil pada hari yang disepakati (disepakati Sinyo dan istri maksudnya hehehe). Mas Ahza cuma bilang ‘hooh’ dan cemberut sambil keluar bahasa-bahasa planet dari mulutnya (Mas Ahza baru berumur 2 tahun 2 bulan Mei ini, dan bicara belum lancar).

Sebagai alternatif Sinyo tawarkan melihat film anak-anak (seperti binatang baik dari BBC dan Harun Yahya atau yang lain). Akhirnya pilihan jatuh pada kartun ‘Adab Terhadap Kedua Orangtua’ dan hewan beruang serta harimau. Sinyo mendampinginya sambil menjelaskan sebagian isi dalam film-film tersebut.

Pada saat film tentang binatang sudah sampai pertengahan, nenek Sinyo (berarti Buyut mas Ahza) duduk di sebalah kami dan ikut menonton. Nenek rupanya baru pertama kali menonton film-film soal binatang dan sangat suka sekali, kadangkala tertawa kecil karena geli melihat tingkah laku hewan-hewan tersebut.

Saat mas Ahza sudah tidur, Sinyo masih harus menunggui nenek karena minta diputarkan film-film binatang yang lain. Alhasil Sinyo harus tidur lebih malam dari biasanya. Sinyo hanya berpikir apa bedanya antara mas Ahza dan nenek?

Sudah menjadi ketentuan Allah bahwa saat tubuh ini menuju tua, maka akan kembali seperti anak kecil. Tidak hanya sebatas fisik yang perlu penjagaan ekstra keras dan asupan vitamin yang melimpah namun juga bimbingan moral atas segala penurunan daya pikir dalam kepalanya. Semoga kita-kita yang masih diberi ‘kesegaran’ dapat shabar saat ‘mengasuh’ putra\putri kita dan juga nenek/orangtua yang masih ada. Amiin.


Responses

  1. nyo, saya suka ngelihat animal planet… berarti udah uzhur donkšŸ˜¦

    Komentar Sinyo

    Manusia kan juga ‘animal’ hehehe. Bukan itu sih bro, maksud Sinyo bukan pada kesukaan akan film animal, point yang Sinyo samakan antara nenek dengan mas Azha adalah, masak nonton film sampai malam hihihihi, kan Sinyo capek nunggunya bro, bukakah ada hari esok lagi (Insyaa Allah). Sinyo membayangkan nenek ‘merengek-rengek’ seperti mas Ahza namun dalam bentuk yang berbeda. Beliau menemukan ‘mainan’ baru yang bisa jadi melupakan ‘kesadaran’ yang harus dijaga setiap saat ketika kita terjaga.

    Ngemeng-ngemeng ente punya ‘mainan’ baru ya heheheh :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: