Posted by: sinyoegie | December 11, 2009

Santapan Terlezat

Jarang-jarang orang seperti Sinyo ini dapat menikmati makanan atau minuman yang lezat di lidah dan mulut. Biasanya saat rapat dengan management pusat saja atau kala ada teman syukuran Sinyo dapat menikmati berbagai macam hidangan yang istimewa.

Harga yang mahal bagi kantong Sinyo menjadi pertimbangan utama untuk tidak mengunjungi rumah makan yang ‘wah’. Selain itu rasanya ‘malu hati’ kepada banyak saudara kita yang hanya sekedar untuk makan saja harus beradu nyawa.

Selalu teringat dengan keluarga, saat di depan mata tertata masakan enak yang menggoda selera. Istri atau Bunda hampir pasti mengeluarkan kalimat yang sama jika Sinyo pulang rapat dari pusat, ‘Koq tidak dibawakan?’. Ingin rasanya memberikan oleh-oleh bagi orang tercinta dengan beberapa menu istimewa yang serba lezat namun apa daya, kita sekeluarga harus berhemat.

Tapi entah kenapa, selezat apapun menu santapan yang pernah Sinyo rasakan tidak menggerakkan ‘nafsu’ makan secara luar biasa untuk mengulangi menyantapnya, bahkan jika memang suatu hari Sinyo diberi ‘kelebihan’ harta. Semua itu terkalahkan oleh santapan terlezat kesukaan Sinyo, yaitu ‘sambel trasi, tahu penyet’ milik Bunda. Satu masakan milik Bunda ini seakan-akan mengandung daya magis yang ‘super kuat’ untuk sering memintanya. Bahkan saat bahan-bahan sambal yang sudah diracik oleh Bunda dihaluskan oleh istri rasanya koq ‘berbeda’ ya?

Mungkin hal itu hanya sekedar sugesti Sinyo, tapi jika diperhatikan hampir setiap orang selalu mempunyai santapan ‘terlezat’ dari seorang bunda atau ibu mereka. Kakak Sinyo ada yang selalu kangen rendang, daging lapis dan sambal trasi Bunda. Setiap mertua datang, istri Sinyo hampir selalu meminta dibuatkan sayur asem kesukaannya, padahal ya rasanya menurut Sinyo biasa-biasa saja tuh.

Bagaimana dengan anda, apakah santapan terlezat yang dimiliki adalah milik bunda atau ibu anda? (Maaf jika yang tak mempunyainya, mungkin masakan nenek atau yang lainnya).


Responses

  1. Semur jengkol, sambal terasi lalab jengkol mentah ato pete, tumis kulit melinjo, pepes jantung, Tumis jamur merang (tapi jamurnya ngambil langsung dari pesawahan,bkn kalengan),karedok kacang panjang,,,kayaknya itu bang..
    hmmmm……….

    Komentar Sinyo
    Mau buka warung ya mang heuuehueh

    • resto kali bang!!!??
      bukan warung…
      kampungan bgt sih namanya…WARUNG!!
      hahahaha [sok iye….]

      Komentar Sinyo
      Masyaa Allah, nek anak emang kampungan kali ya…tuh lihat menu yang ente tulis, mana ada resto sedia menu begituan qiqiqiqi makanya sudah tepat warung mang Uuwa wkakkwkkkakwkka ;p

      • hahahaha…..😀😀😀

        gpp, pokoknya ane pengen nyebut resto…..

        :p

        Komentar Sinyo
        Walah maksa banget ;p

  2. whe… yang pasti lezat itu mah yang gratisss…
    tanpa MSG, tidak kebnyakan glukosa, seimbang bagi tubuh.. dan anti-depopulasi..
    hehe…

    Komentar Sinyo
    Tampaknya jarang dhe yang begituan, ya cuma sambel buatan Bunda itulah heuheuheuhuehe…

  3. makanan kesukaanku sejak kecil sampe sekarang, apalagi kalo dibuatkan ibu adalah, telor mata sapi + kecap + bawang goreng,

    sampai sekarang pny anak 4, makanan itu masih trasa nikmat sekali

    Komentar Sinyo
    Hm…….salah satu menu favorit😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: