Posted by: sinyoegie | December 21, 2009

Kapan Gratisnya…?

Seharusnya kita banyak bersyukur atas karunia Allah sehingga masih diberi kesempatan dapat mengenyam pendidikan formal. Tidak hanya dapat menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun, ada sebagiannya yang mencapai S1, menggapai S2 bahkan menyelesaikan S3. Bahkan beberapa teman Sinyo sanggup menuntut di dua atau tiga perguruan tinggi sekaligus, sehingga saat lulus berbagai macam gelar pendidikan berderet menyertai nama mereka.

Pendidikan memang tidak mutlak harus melalui jalur formal namun sampai saat ini memang hal tersebut yang masih dipandang masyarakat sebagai salah satu bagian terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup dari sisi apapun. Beberapa lembaga atau komunitas yang bergerak dalam bidang sosial memang masih menyediakan jalur pendidikan informal namun itupun mulai tergerus oleh jaman.

Pemerintah sebagai ‘pengatur tertinggi’ sudah berusaha untuk berkutik lewat berbagai aksi kemanusiaan seperti dana BOS, ‘Program Sekolah Gratis’ dan masih banyak lagi. Sayangnya mata telanjang ini masih menemukan beragam keterpurukan dunia kependidikan dimulai dari sarana yang tak layak sampai hilangnya kesempatan belajar anak-anak dengan jumlah yang tidak sedikit.

Coba cari dan jelajahi dalam dunia Internet, begitu berlimpah calon generasi penerus bangsa ini yang terpinggirkan dan terabaikan dalam ‘pendidikan’. Salah satu contohnya DI SINI atau DI SINI, entah bagaimana dapat terjadi seperti itu.

Sementara rekan-rekan mereka sudah memegang berbagai macam jenis gadget dan menikmati fasilitas ‘sempurna’ lainnya sebaliknya dengan anak-anak yang terpinggirkan tersebut. Jangankan laptop, saat ini saja mereka masih berkutat mencari ‘seorang’ guru yang mau mendidik mereka secara gratis. Ya cukup satu orang guru saja yang mau ‘dibayar’ dengan jaminan ‘surga’. Tidak ada dana bagi pengabdi tanpa tanda jasa ini untuk sekedar ongkos bensin pulang pergi dan makan minum saat panas terik.

Entah sampai kapan, negeri ini akan serius menyediakan ‘pendidikan’ gratis 100% tanpa embel-embel apapun bagi masyarakatnya yang tidak mampu.


Responses

  1. terima gratis nge-net dulu kali yha pak!

    btw ini motivasi lebih lho untuk segera buat PAUD..

    Komentar Sinyo
    Amiin dhe, doakan semoga dapat lancar dan sukses…naskah buku PAUD belum saya buat dhe. Semoga ntar kalau buku PAUD sudah terbit ada jaringan untuk dapat merealisasikannyašŸ˜‰ Amiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: