Posted by: sinyoegie | February 2, 2010

Batu Ajaib

Batu ajaib yang akan Sinyo kisahkan bukan isapan jempol belaka namun betul-betul ada dalam dunia nyata. Warnanya tidaklah istimewa, didominasi oleh hitam, abu-abu dan sedikit keputihan. Bentuknya pun kurang menarik perhatian karena terdapat di sekitar tempat tinggal kita, orang menyebutnya ‘kerikil’. Loh apanya yang ajaib dengan batu kerikil?

Lain dulu beda pula sekarang, jaman Sinyo masih kecil (duduk di bangku sekolah dasar) kerikil mempunyai peran yang sangat ajaib dalam kehidupan baik bagi diri sendiri atau orang lain di sekitar tempat Sinyo tinggal. Ajaib bagaimana ne…jangan bertele-tele ah!

Waktu itu, seperti jaman sekarang, anak SD datang dan masuk sekolah sekitar jam 07.00 pagi. Jarak antara rumah dan sekolah kurang lebih 200 meter dengan berjalan kaki. Nah seringkali sebelum berangkat perut Sinyo mules alias ingin buang hajat ke WC mendekati jam masuk sekolah tadi. Karena panik takut terlambat maka hal tersebut memacu perut Sinyo untuk segera mendatangi pembuangan terakhir sisa-sisa sampah dari manusia.

Nah ini ajaibnya, Bunda Sinyo menyarankan untuk mencari batu kerikil kemudian disimpan dalam saku celana. Buat apakah? Itulah yang sampai sekarang Sinyo tidak paham cara kerja serta prosesnya. Setelah mengantongi batu kerikil mules di perut Sinyo lenyap secara bertahap. Benarkah itu hanya sugesti? Wallahu’alam., karena Sinyo juga ikut menganjurkannya kepada teman-teman juga otomatis berjalan. Sehingga entah sampai dengan kapan kebiasaan itu berakhir dan tiba-tiba tadi Sinyo teringat akan hal tersebut.

Secara medis sungguh tidak disarankan, karena jika sudah ‘kebelet’ mules ke WC maka segeralah dilakukan untuk kesehatan. Tapi bagaimana mekanisme batu kerikil menghambat ‘mules’ di perut Sinyo sampai sekarang belum menemukan jawabnya. Jika memang itu hanya sugesti dan tidak ada penjelasan ilmiahnya….dari manakah datangnya ‘mitos’ tersebut? Kenapa juga tidak memasukkan barang yang lain atau melakukan tindakan berbeda? Pernahkah anda melakukan perbuatan di atas? Yang jelas, Sinyo tidak akan mengajarkan hal tersebut kepada anak cucu karena lebih baik ‘keluarkan’ saja bila sudah waktunya hehehe…;) Peace ah….


Responses

  1. krikile buat ngganjel wudel ommm???

    Komentar Sinyo
    Hehehe…mboten kang. kagem disaki wonten celono :p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: