Posted by: sinyoegie | April 8, 2010

Kata Nenek

Bulan Maret 2010, gigi geraham Sinyo bagian belakang sebelah kanan yang sudah lama nongol tapi belum keluar secara sempurna akhirnya ‘memaksa’ timbul untuk terlihat utuh. Sakitnya, Masyaa…Allah, tidur tak nyenyak, makan tak enak, gusi membengkak. Dulu saat awal timbul sampai pertengahan, Sinyo masih dapat asupan dari bubur atau sereal. Nah yang terakhir ini tidak sama sekali, bahkan hanya sekedar air putih saja terasa perih sekali saat menyentuh gusi yang menganga.

Dua hari Sinyo ‘puasa’, hanya karena untuk tetap bertahan hidup saja ‘terpaksa’ minum dan sedikit makan walau sakit bukan main. Istri yang tidak tahan melihat Sinyo terkapar, akhirnya membelikan obat penahan rasa sakit, Alhamdulillah lumayan membantu.

Nenek Sinyo yang juga prihatin atas membengkaknya gusi ini bercerita bahwa apa yang Sinyo rasakan belum seberapa dibandingkan dengan sakit gigi. Sinyo dulu waktu masih kecil memang pernah sakit gigi tapi bukan gigi permanen sehingga ‘mungkin’ tidak terasa sakit yang ‘luar biasa’. Kata Nenek, orang bahkan mungkin ‘rela’ membenturkan kepalanya pada dinding jika memang dapat meredam rasa sakit yang ditimbulkan pada gigi yang bermasalah tersebut. Anehnya kata Nenek, orang sekampung rela berdesakan-desakan serta mengeluarkan uang guna membesuk tetangganya yang ‘hanya’ sekedar jatuh dari motor dan cuma lecet-lecet di beberapa tempat yang tidak terlalu parah. Namun, sebaliknya mereka bakalan ogah menengok ‘orang sakit gigi’, padahal rasa pedih dan perih yang dialami bisa jauh lebih parah dari tetangga yang jatuh tadi.

Sinyo hanya tersenyum kecut, ya iyalah ‘kecelakaan’ dapat diartikan sebagai musibah dan orang layak bersimpati karenanya sedangkan sakit gigi sebab karena ‘ceroboh’ hehehehe…. Sekarang Alhamdulillah gigi geraham Sinyo bagian belakang kanan sudah sempurna, walau membawa konsekuensi gigi yang lain bertambah berantakan. Tinggal menunggu gigi geraham Sinyo bagian belakang kiri menjadi sempurna, dan Sinyo harus siap-siap puasa kembali entah itu kapan terjadi.


Responses

  1. kalo jenguk orang sakit gigi bawa kedondog boleh gak yaa? hi2..

    Komentar Sinyo
    Coba dhe Maey sakit gigi dulu, ntar saya jenguk bawa kedondong hehehhehe ;p

  2. tidak nyangka orang sakit gigi juga ingin dijenguk,..
    benar2 penemuan baru….!
    Komentar Sinyo
    Gak tahu juga tuh nenek bilang, sakitnya sakit gigi luar biasa sayang tidak ada yang menjenguk (lahceroboh sih hehehe)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: