Posted by: sinyoegie | June 1, 2010

Kerja Bhakti

Pak Yanto namanya, adalah seorang yang berprofesi menjadi tukang sampah di beberapa wilayah kerja termasuk RW tempat Sinyo tinggal. Kadangkala oleh warga pak Yanto juga diminta memperbaiki genting yang bocor atau kerusakan-kerusakan kecil lainnya.

Pak Yanto bertugas mengambil sampah mulai Senin sampai dengan Sabtu, libur pada hari Jum’at dan Ahad. Kalau libur Idul Fitri datang maka bapak tukang sampah ini akan panen berbagai hadiah dari warga entah berupa makanan atau uang.

Suatu pagi saat Sinyo sedang di dalam rumah terdengar suara pak Yanto yang sedang mengambil sampah di tempat tinggal Sinyo, oleh tetangga sebelah ditanya kenapa kemarin hari dia tidak menjalakan ‘kewajibannya’. Pak Yanto berkata bahwa di kampungnya ada kerja bhakti. Sinyo heran mendengarnya, lah kan cuma kerja bhakti paling dilakukan sebentar kemudian dapat berpamitan untuk urusan ‘bisnis’. Rupanya tetangga sebelah mempunyai pikiran yang sama dengan Sinyo. Jawaban pak Yanto sungguh ‘menggelikan’, katanya jika setiap kepala rumah tangga yang tidak datang kerja bhakti akan dikenai biaya Rp 25.000,-. Bahkan jika kerja bhakti tersebut diwakilkan sekalipun tetap dikenakan biaya yang sama. Walah…itu mah bukan kerja bhakti namanya tapi pemaksaan alias kerja rodi hehehe, Sinyo tersenyum sendiri di dalam rumah.

Mungkin di kampung tempat pak Yanto tinggal hal tersebut masih efektif untuk ‘memaksa’ warga melakukan kerja bhakti. Di tempat Sinyo atau mungkin kota besar jika diberlakukan peraturan semacam itu bisa-bisa saat ada kerja bhakti semua akan memilih membayarnya daripada hadir di TKP.

Entahlah…orang-orang sudah sedemikian sibuknya, jangankan meluangkan waktu untuk bekerja bhakti bahkan menyapa tetangga yang berpapasan saja mungkin sudah tidak sempat karena keburu ‘rezeki’ akan hilang atau mungkin tidak mengenal tetangganya sendiri. Wallau’alam.


Responses

  1. iya padahal bagus juga ya kerja bakti itu kita lebih mengenal tetanggašŸ™‚ tapi kok aku agak takut juga kenal dengan tetanggašŸ™‚ takut digosipin macem2šŸ™‚ tapoi kembali ke orangnya masing2 ya pakšŸ™‚

    Komentar Sinyo
    Iya bu, semua ada konsekuensi atau akibatnya. Ngumpul nanti penuh dengan gosip, tidak kumpul dianggap sombong hehehehešŸ˜‰


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: