Posted by: sinyoegie | October 30, 2010

Umbi Tetangga

Saat Sinyo sedang mengambil air untuk ‘ngepel’ lantai, terlihat bapak Maryanto (tetangga sebelah rumah) sedang berusaha mencabut tanaman sejenis umbi-umbian, kalau Sinyo tidak salah terka Talas namanya.

Tampaknya pak Maryanto sangat kesusahan untuk mencabut umbi tersebut, sudah digali dari pinggir juga masih kuat umbi itu ‘menggigit’ tanah Bentuk umbinya sudah ‘semrawut’ seperti ular gemuk yang saling melilitkan tubuh. Mungkin karena terlalu lama tanaman tersebut dibiarkan tak terurus sehingga betul-betul susah untuk dicabut.

Beberapa hari kemudian, umbi yang akan diambil masih tetap berada di tempat. Entah setelah itu umbi tersebut berhasil dicabut atau tidak yang jelas tak lama kemudian tanah telah menutupi bekas ‘pertempuran’ antara pak Maryanto dan si umbi.

Sungguh sekecil apapaun sebuah hal maka kita harus tetap selalu waspada karena jika dikerjakan secara terus-menerus maka seperti umbi tadi akan semakin berkembang dan solid sehingga susah untuk ditinggalkan. Iya jika hal tersebut sebuah kebaikan, maka akan menjadi ladang amal kelak di akherat, namun apabila sebaliknya tentu perlu tenaga dan hanya dengan izin Allah untuk menghilangkannya.

Mari teteap memelihara hal-hal baik dalam kehidupan kita, sekecil apapun itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: