Posted by: sinyoegie | December 15, 2010

Layang-layang yang Melayang

Tahun ini (2010) Sinyo hampir tidak pernah melihat layang-layang dimainkan oleh anak-anak kecuali sebagian kecil saja, itupun hanya sebentar sekitar 2 pekan lamanya. Mungkin karena hampir sepanjang tahun turun hujan setiap sore membuat anak-anak malas memainkannya. Barangkali ruang publik yang luas dan terbuka juga semakin jarang, sehingga penggemar layangan bingung mencari tempat untuk layang-layang mereka.

Layang-layang boleh dikatakan mainan anak-anak yang ‘abadi’, walaupun tetap saja tergerus oleh berbagai konsol elektronik anak-anak yang merajalela sehingga mulai ditinggakan, namun tetap saja ada penggemarnya.
Dulu waktu Sinyo masih kecil, layang-layang merupakan permainan yang selalu dinanti setiap tahun karena sebagian besar anak-anak menggemarinya. Beradu layang-layang merupakan acara paling favorit diikuti dengan saling berlomba mengejar layang-layang yang putus kala ‘keok’ dalam pertandingan. Saat ini layang-layang hias mendominasi pasaran kala musim layangan tiba.

Sinyo akan selalu rindu layang-layang yang melayang dikejar anak-anak, entah kapan lagi dapat melihatnya. Yang jelas saat ini lebih banyak Sinyo melihat anak-anak di depan komputer, televisi dan video game.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: