Posted by: sinyoegie | April 26, 2011

Kejutan dari Penerbit

Hampir setahun Sinyo menawarkan naskah buku DWR kepada penerbit, dimulai dari salah satu penerbit besar Islami. Alhamdulillah pelayanan mereka terhadap penulis baru cukup profesional, Sinyo menunggu kurang lebih 2 bulan. Di penerbit ini Sinyo harus aktif karena ‘sadar’ bahwa orang-orang di dalamnya ‘sibuk’. Akhirnya mereka memberi khabar bahwa tema yang diusung DWR untuk sementara belum masuk prioritas mereka.

Kemudian Sinyo beralih ke penerbit besar umum akan tetapi juga menerbitkan buku-buku ‘berbau’ Islam, saran dari salah satu jasa penyalur naskah. Tanggapan kepada penulis baru juga profesional, bahkan aktif. Mereka memberi jawaban lebih cepat dengan beberapa masukan. Intinya isi naskah DWR menarik akan tetapi ‘pangsa pasar belum jelas’.

Sinyo kemudian beralih ke penerbit kecil, dalam pikiran Sinyo mungkin mereka mau menerima naskah ‘unik’ untuk dipasarkan secara lokal. Ada empat penerbit ‘mini’ yang Sinyo kirim naskah secara bergantian. Satu menolak dengan tegas karena tema yang ‘tidak biasa’. Penerbit kedua ‘setuju’ untuk menerbitkan dengan jumlah 1.000,- eks dahulu, dan Sinyo tidak mendapatkan DP. Sayangnya Sinyo menunggu berbulan-bulan tidak ada tindak lanjut dari penerbit kecil tersebut dan Sinyo menjadi ‘malu’ sendiri menanyakan terus menerus. Ketiga, jangankan penerbit menanggapi tentang isi naskah, menjawab e-mail saja tidak sempat (Sinyo berprasangka baik mungkin sangat sibuk orang-orangnya). Penerbit kecil keempat setali tiga uang, jangankan menanggapi isi naskah, waktu Sinyo bertanya lewat e-mail dan sms apakah naskah sudah sampai ke tengan mereka, tidak ada jawaban sama sekali.

Emang sudah takdir naskah DWR, berjodoh lewat SP-na Kang Dani. Tapi sore ini Sinyo benar-benar terkejut mendapat khabar dari sebuah penerbit tentang naskah DWR. Terus terang hati ini sedih sekaligus senang. Salah satu penerbit kecil di Semarang mengirim SMS yang isinya menerima naskah DWR untuk diterbitkan serta dipasarkan lewat mereka karena isinya menarik. Sinyo hitung berarti sekitar 4 bulan mereka baru memberi jawaban, padahal Sinyo tidak mengetahui apakah naskah sampai atau tidak.

Sedih rasanya, kenapa mereka baru menjawab setelah Sinyo cukup lama menunggu tanpa secuil informasi apapun sebelumnya, apalagi saat ini buku DWR sudah launching. Senang karena ternyata naskah DWR ‘harusnya’ diterbitkan secara massal dan luas, dan penilaian mereka yang membuat Sinyo semakin percaya diri untuk terus menulis lebih baik lagi. Memang belum jalan DWR untuk berjodoh bersama penerbit itu.

Akhirnya, Sinyo memberanikan diri untuk menjawab sms dari penerbit bahwa naskah DWR sudah ‘launching’. Tidak lupa Sinyo meminta maaf dan mengucapkan terima kasih atas ‘simpati’ mereka terhadap DWR. Sinyo tersenyum ‘kecut’ dibuatnya, shabarkanlah hati ini ya Allah. Amiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: