Posted by: sinyoegie | May 12, 2011

Catatan Dhe Evi tentang buku DWR

Salah satu mahasiswi Unja..memberi catatan khusus tentang buku DWR dalam diary-nya saya copas tanpa edit^_^

Catatan Tentang Mr. Sinyo “Si Jenaka”

Dengan gontai dan ceria aku mengendarai motorku pulang ke wisma karena baru saja merampungkan semua persyaratan wisudaku. Horeee!!! Akhirnya aku bisa menyelesaikannya pada waktu yang tepat. Sesampai di kamar, “wahhh kamarku full berat”. Ada Cici, Rini, Santi, dek Fya dan dek Dewi tengah berkumpul mengerjakan tugas kuliah mereka masing-masing. Hemm, kamarku memang nyaman. “Hihi” aku tertawa tergelitik dalam hati. Kondisi kamar yang full membuatku harus menunda untuk merebahkan penatnya hari ini. Suasana sedikit ribut saat Dek Fya bilang bahwa ada paket buku untukku. Glekk…

”Buku Mr. Sinyooooookah??? Aku bertanya tidak sabar.

“Ambil aja d rumah Yuk Dedek Mbak.” Jawab Dek Fya.

“Tadi Pak Pos yang ngantar.” Tambahnya.

Aku berlari menuju rumah Yuk Dedet di samping wisma, hanya ada Bapak Kos. Beliau meledekku.

“Bapak dak berani megang dak, takut agek bom buku pula.” Katanya.

Xixixi.

“Ya ndak to Pak, ini buku dari penulis keren Pak.”

Jawabku.

“Namo kok Sinyo Menyonyo.” Tambahnya lagi.

“Hihhi.” Aku geli.

Dan…

Semuanya berebut melihat buku itu.

“Mbak ini to buku Pa Sinyo, yang temen mbk di internet itu yo Mbak.” Serang Dek Fya.

“Wahh, bukunya Mr. Sinyo mbak yo.” Cici menambahkan.

“Mbak aku buka ya Mbak.” Dek Fya tak sabar.

“Iyo, bukaklah Dek.” Jawabku.

Aku hampir saja lupa dengan buku yang aku pesan dari mr. Sinyo, sangat disibukkan dengan menyiapkan dan melengkapi persyaratan wisuda. Baru saja aku ingat kalau Mr. sinyo akan mengirimkannya hari Sabtu, dan buku itu sampai di Jambi hari Rabu. Semua penghuni wisma menyambut dan membuka buku itu dengan riang hati. Aku tahu, semua penghuni rumah mengenal Mr. Sinyo dan terlebih Mbah nening. Aku sering menceritakan tentang teman-teman mayaku pada mereka. Dan mereka tampak asyik mendengarkan bagaimana jenakanya Mr. Sinyo.

Semuanya tergelak-gelak saat mereka membaca pantun yang di tulis mr. Sinyo.

Xixixi…

“Hadeeeuuuuhh, lucu pisan.”

Setelah puas mereka membuka A dan B, kemudian memberikan buku itu padaku. Aku tergelitik tertahan membaca pantun mr. Sinyo yang lucu itu. Juga tulisan tangan Mr. Sinyo yang mirip gaya  papyrus. Kecil-kecil dan unik, Lucu. ^^

Dear Dhe Evi

Semoga isi buku ini bermanfaat, amiin

Ne ada pantun

“jalan-jalan ke tanah jambi

Di sana ada suku anak dalam

Kalau jumpa si cantik Evi

Jangan lupa kau beri salam”

Xixixi== ayak ayak wae mr. sinyo

Seperti kebiasaan ku, setiap membeli buku baru, maka yang aku baca pertama adalah pesan dari sang penulis, pengantar dari penulis, halaman persembahan, endorsement, tentang penulis, lalu membuka daftar pustakanya. Lohhh, anehh to ya, kok bukan isinya. “Hihi” Itulah diriku yang memang aneh dan berbeda ini.

Aku hanya bisa bertasbih berulang kali ketika membaca daftar pustaka tulisan Mr. Sinyo. “SubhanAllah” belum pernah aku menemukan daftar pustaka yang demikian banyak dan memenuhi halaman akhir tulisan itu. Ada sebanyak 19 halaman full berisi daftar pustaka. Aku belum pernah membaca buku dengan daftar pustaka sebanyak itu, tak terkecuali buku-buku sejenis ensiklopedi, atau buku-buku psychology karya orang-orang non indo. Aku benar-benar berulang kali membolak-balik halaman daftar pustaka itu. Berulang kali tanpa bosan. Membaca dengan detail semua urutan mulai dari atas sampai ujung. Meneliti apa saja yang telah di baca oleh. Mr. Sinyo sang penulis buku itu. Dan sepertinya Mr. Sinyo gemar sekali berkunjung ke wiki serta banyak alamat web lainnya. Namun yang aku tangkap adalah bahwa mr. Sinyo sangat gemar berselancar di dunia maya, membaca banyak hal. Dan pandai betul membangun jaringan. Itu yang menjadi catatanku tentang penulis. “Xixii”, entahlah bagaimana respon Mr. Sinyo ketika membaca tulisanku tentang beliau ini. Lama betul aku terpaku dengan daftar pustaka itu. Bergumam tasbih berulang kali.

Membaca tulisan mr. Sinyo aku bukannya menekuni dan memhami bagaimana perbedaan semua term-term yang di sajikan disana. Akan tetapi aku berpandangan bahwa penulis buku tersebut sangat pandai membangun komunikasi dengan berbagai kalangan melalui dunia maya. Tentu saja ini menjadi catatan tersendiri bagiku, karena beliau berhasil membuat sang “yang mengalami” perbedaan-perbedaan itu memaparkan kondisi mereka apa adanya.

Thank a lot Mr.

Karya yang sangat bermanfaat.

Semoga menjadi pemberat timbangan amal di yaumul mizan kelak. Amiiin insya Allah.

Rabu, 27 April 2011

Tentang dhe EVI:
http://sukuanakdalamkreatif.wordpress.com/2011/01/28/mahasiswa-unja-raih-penghargaan-wirausaha-terinovatif/


Responses

  1. crita apa Mr SInyo itu?

    Komentar Sinyo
    Itu bukan cerita mas, tapi eksposisi mengenai perjuangan kaum muslimin yang mempunyai ketertarikan sesama jenis namun ingin selalu tetap istiqomah di jalan Allah dan tidak ingin menjadi kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transjender). Mau beli mas? ^_^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: