Posted by: sinyoegie | May 28, 2011

Terpaksa Terluka (Catatan Renunganku Beberapa Hari Ini)

Alhamdulillah beberapa hari ini Sinyo diberi kesempatan kepada Allah untuk merenung dan memikirkan tentang arti sebuah persaudaraan dalam Islam. Ya hampir sepekan yang lalu saya terpaksa sakit hati (loh apa ini, sakit hati koq terpaksa). Memang, semakin tua umur seseorang biasanya dia diberi kemudahan untuk mengatur emosi (suka-duka). Alhamdulillah Sinyo juga mengalaminya, walau pada sebagian orang hal tersebut tidak berkembang.

Sinyo mengalami kejadian yang betul-betul tidak ‘nyaman’ di hati, ada seseorang yang amat saya hormati, karena beliau memang lebih tua dari Sinyo dan sudah saya anggap sebagai kakak sendiri. Tetap entah ‘ada angin’ apa tiba-tiba beliau mengirim sms yang ‘tidak jelas’, dari isinya saya tahu bahwa beliau emosi dan tidak suka dengan apa yang telah Sinyo perbuat.

Deg….Sinyo kaget, sedih sekali. Bukan karena ‘tuduhan’ yang ada dalam pesan tersebut namun kenapa beliau tidak konfirmasi terlebih dahulu, tak bertanya, chek, periksa atau melihat lebih dalam. Seharusnya ‘sekelas’ beliau kemungkinan kecil melakukannya, namun yang kecil itulah terjadi.

Sinyo berusaha tenang serta shabar, karena ini hanya sebuah salah paham dan ketidaktahuan informasi yang sebenarnya. Kemudian Sinyo menjelaskan duduk masalah yang diributkan tersebut. Inilah yang membuat Sinyo sakit hati, ya dalam sekali. Karena:

  1. Sinyo menghianati amanah atau kepercayaan orang lain, Sinyo terpaksa sekali bercerita kepada beliau karena memang menjadi bagian dari masalah tersebut. Selama ini Sinyo sudah berusaha menjaga amanah (saya simpan rapat demi menghromati orang yang sudah curhat kepada Sinyo) namun apa boleh buat daripada timbul masalah lebih dalam, Sinyo dicap ‘penghianat’ tak apalah, saya pikir untuk kebaikan bersama.
  2. Sinyo ‘terpaksa’ pula menjelaskan pula ‘kebaikan’ yang semestinya Sinyo tidak ungkapkan. Jika kita memberi sesuatu kepada orang lain dengan tangan kanan, maka jangan sampai tangan kiri mengetahuinya. Tetapi apa mau dikata, ini juga harus saya jelaskan kepada beliau agar paham permasalahan yang sebenarnya.

Beliau akhirnya meminta maaf, ya mungkin mengira saya sakit hati karena dituduh menjadi biang keladi suatu ‘masalah’. Padahal bagi Sinyo itu suatu hal yang biasa, Sinyo terpaksa sakit hati karena menghianati orang lain dan menyebut-nyebut ‘kebaikan’ yang telah dilakukan…ya Allah…ampuni hamba.

Hampir sepekan Sinyo ingin sendiri merenungi hal tersebut, betapa dalam setiap hubungan (apapun bentuknya) komunikasi yang baik adalah salah kunci penting demi ‘kesehatan’ hubungan itu. Jujur, terbuka, apa adanya dan saling percaya satu sama lain atas nama Allah. Sayangnya hal tersebut tidak mudah lagi ditemukan di dunia ini, yang ada hanyalah persaudaraan ‘Ane untung apa kagak?’. Kita sering lupa, bahwa ada akherat menanti, bukan sekedar materi.

Sinyo tutup tulisan ini dengan pesan buat salah satu teman, semoga bermanfaat, amiin ya Allah.

****

Sapa Buat Kak Jason

Hati yang terluka, siapa menyangka

Sakit yang menyayat, siapa berbuat

Suka juga duka, milik siapa

Apa adanya, kita hanya hamba

 

Spesial buat kak Jason, setelah lama saya tak masuk id FB ini..

Sinyo, awal Juni 2011, kota Magelang yang sejuk ^_^

*****

Sinyo, Awal Juni 2011, tulisan ini spesial buat orang-orang yang saya kasihi dan cintai. Forgive me, never mind ^_^ , and i’m gonna be allright. Tetap semangat….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: