Posted by: sinyoegie | November 5, 2011

Misteri DID (Kisah Nyata)

Tulisan ini Nyo persembahkan kepada semua umat muslim, bahwa inilah salah satu tanda bukti kebenaran, bahwa Allah SWT merupakan pembolak-balik hati. Memohonlah kepadaNya atas apa pun yang sedang kita hadapi.

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu , ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.(al-Anfal:24)

Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:
“Sesungguhnya hati-hati manusia semuanya berada diantara dua jari-jemari ar-Rahman bagaikan satu hati saja.Dia memalingkan hati itu dengan kehendaknya.”
Kemudian Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam berdoa,(Allahumma mushorrifal quluubi shorrif quluubanaa ‘ala thoo’atika) “Wahai Allah yang memalingkan hati -hati ,palingkan hati – hati kami untuk mentaati-Mu.”

(Riwayat Muslim).

*****
Panggil saja dia dengan nama Sisca (sesuai dengan keinginannya memakai nama tersebut). Pada hari Ahad tanggal 16 Oktober 2011, dia mengalami sebuah peristiwa ‘hebat’ dalam hidupnya (mohon maaf Sinyo tidak dapat menjelaskan secara detail).

Setelah mengalami peristiwa tersebut Sisca melakukan tindakan-tindakan irasional yang baru dipahami dan disadari pada keesokan harinya, Senin tgl 17 Oktober 2011. Dia terbangun dari tidur dengan merasakan kehilangan sesuatu dari hidupnya. Hidup serasa hanya detik itu saja, dia menikmati segala aktivitas apa adanya. Banyak hal yang terasa asing dan janggal dalam kehidupan yang dia jalani, namun entah Sisca sendiri juga kebingungan dengan hal tersebut.

Beberapa fakta yang membuat dia kebingungan adalah:

  1. Dia kehilangan berbagai rasa dalam hati terhadap keluarga, termasuk anak-anaknya. Mengamati dan berusaha memahami mereka menjadi hal yang unik serta menarik yang sebelumnya tidak dia perhatikan.
  2. Jika sebelumnya Sisca suka mendengarkan musik tertentu (lagu-lagu kesukaannya) dia bahkan dapat menitikkan air mata, sejak itu sama sekali tidak ada perasaan apa pun saat mendengar musik-musik yang disukai. Sudah dicobanya berulang kali tetapi tidak ada perasaan ‘aneh’ yang terjadi seperti biasanya. bahkan semua lagu-lagu tersebut disingkirkan dari kehidupan Sisca.
  3. Sisca mempunyai seorang sahabat yang selama ini akrab dan mereka berdua saling menjaga, saling memperhatikan serta peduli. Namun peristiwa itu mengubah semua, Sisca bahkan merasa asing sekali dengan sahabatnya.

Dalam keadaan yang serba bingung kemudian dia berusaha mempelajari banyak hal tentang dirinya, melalui berbagai jejak kehidupan yang dijalani. Ssica banyak menemukan kejutan-kejutan yang tidak disangkanya selama ini. Hal yang paling ‘mengerikan’ dia temukan adalah ‘kemungkinan besar’ Sisca mengalami DID/MPD sebelumnya.

Apakah DID (Dissociative Identity Disorder) / MPD (Multiple Personality Disorder)? Bahasa mudahnya adalah kepribadian ganda, yang saling tupang tindih dan menguasai hidupnya. Karena masih ragu dan belum percaya maka Sisca berkonsultasi kepada salah satu psikolog terkenal, dia banyak bertanya dan menceritakan hal yang dialami.

Pada awalnya sang psikolog masih ragu dan meminta agar Sisca mempelajari bahkan melakukan test yang berkenaan dengan Bipolar Disorder. Sisca sudah mempelajarinya, juga melihat bahan test akan tetapi ternyata apa yang dialami Sisca sama sekali bukan Bipolar Disorder.

Sang psikolog sendiri juga heran, jika memang Sisca mengalami DID mungkinkah salah satu kepribadiannya hilang atau musnah? Hal tersebut sampai sekarang masih menjadi misteri.

Saat ini Sisca sedang dibantu oleh pasangan hidupnya dan juga perhatian dari sahabat sejatinya untuk banyak kembali mengingat ‘rasa/perasaan’ yang selama ini dimiliki. Keduanya memang baru menyadari perubahan besar yang dialami Sisca setelah mendengar langsung cerita Sisca, walau secara fisik sama akan tetapi terdapat perbedaan mendasar dalam kepribadian Sisca.

Sampai dengan hari ini, Sisca masih tidak tahu apakah harus berbahagia atau bahkan bersedih dengan kehilangan ‘sesuatu’ dalam hidupnya. Dia hanya mengerjakan detik-detik dalam hidup ini dengan senang hati dan percaya jika memang Allah SWT berkenan mengembalikan ‘sesuatu’ yang hilang tersebut, maka ‘terjadilah’.

Sumber bacaan tentang DID/MPD serta Bipolar Disorder dapat diikuti dengan membuka link berikut:
http://terselubung.blogspot.com/2011/04/memahami-fenomena-kepribadian-ganda.html
http://drsalmi.blogspot.com/2008/04/bipolar-disorder-perubahan-emosi-normal.html

Nyo, Magelang 05 November 2011 (Berbahagialah kita yang masih mempunyai ‘rasa’)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: