Posted by: sinyoegie | April 20, 2012

Belum Bertemu Jodoh

Semoga rekan-rekan penulis pemula dapat mengambil hikmah dari kejadian yang Nyo alami berikut ini. Guna menjaga hati pihak lain dari ketersinggungan, maka Nyo tidak akan menyebutkan nama orang dan lembaga yang terlibat (termasuk jika ada pertanyaan lewat komentar, maaf ^_^).

Benar kata banyak penulis senior, bahwa naskah seperti ‘anak-anak’ yang penulis lahirkan. Dirawat, dijaga, ditambah ini dan itu agar dia tumbuh besar dengan keadaan baik. Setelah waktu tiba, sebagai ‘orang tua’ maka penulis sebaiknya mencarikan jodoh naskah, yaitu penerbit (mayor, sedang, kecil atau indie).

Urusan jodoh memang ‘aneh’. Contoh dari pengalaman pribadi, hampir 28 tahun Nyo merasa sepi sendiri. Memendam kejadian pelecahan seksual di masa kecil (SD dan SMP), tiada kawan tak ada sahabat yang memahami. Bukan tidak ingin berbagi, tetapi selalu gagal alias bukan jodohnya. Hingga akhirnya Nyo ‘pasrah’, biarlah luka lama itu dipendam sendiri hingga mati, tiada yang mengetahui.

Tetapi sungguh ‘aneh’, bukti bahwa Allah Maha Adil. Dicari tiada bertepi, tak dinanti datang sendiri. Ya, Allah mengirim sahabat yang bahkan tidak terlintas sedikit pun dalam pikiran ini hanya dalam hitungan bulan. Kita berdua sampai sekarang, terkadang, masih belum percaya atas apa yang terjadi. Tetapi itulah yang Nyo dan sahabat alami, Subhanallah, Allahu Akbar!

Salah satu naskah yang Sinyo lahirkan juga mengalami kejadian ‘aneh’. Kala Sinyo bercerita hal tersebut pada Mbak Ari ‘Kinoysan’ Wulandari, beliau sampai ‘kaget’ karena baru pertama kali menemui kasus seperti itu. Aneh seperti apa?

Akhir bulan Oktober 2011, Sinyo mendapat kabar dari salah satu penerbit mayor bahwa naskah Nyo dipinang untuk dijadikan pengantin, jangka waktu penyerahan naskah utuh 15 hari (pertengahan November 2011). Alhamdulillah Nyo menyerahkan softcopy naskah sebelum hari H. Bulan Desember 2011 ijab kabul terlaksana, rencana pesta ‘pernikahan’ akan diadakan bulan Januari 2012. Nyo bersyukur, berarti naskah tersebut kelak dapat ikut IBF (Islamic Book Fair 2012).

Sinyo menyiapkan berbagai hal guna promosi buku tersebut kelak, termasuk memberi kabar para nara sumber agar mau membantu kegiatan marketing. Mereka gembira bukan main karena pengalamannya akan bermanfaat untuk orang banyak. Bulan Januari, Nyo dikontak penerbit yang memberitahukan bahwa buku bulan Januari sudah full, sehingga naskah Nyo akan diterbitkan mundur pada kuartal kedua tahun 2012. Saat itu Nyo diberi kabar naskah sedang masuk bagian editing khusus religi. Agak kecewa karena gagal ikut IBF, tetapi tidak apalah, Sinyo pikir supaya naskah menjelma menjadi buku yang lebih baik.

Nyo kecewa berat, setelah pada pertengahan bulan Maret 2012, dari salah satu staf penerbit ‘besar’ tersebut mendapatkan bocoran bahwa naskah Nyo dicancel ‘sepihak’. Lucunya ternyata selama ini Nyo ‘dikibuli’ karena naskah sama sekali belum masuk pada editing, masih polos, ori dan asli. Sinyo kecewa bukan karena naskah tidak jadi terbit, tetapi bayangkan selama hampir 4 bulan Nyo membangun image dan persiapan promo dengan susah lagi payah, hancur lebur begitu saja. Hanya istri dan sahabat yang mengetahui betapa ‘sakit’ hati ini, hingga shock hampir semalaman.

Segera sadar, walau undangan sudah tersebar dan pesta walimah gagal, Nyo harus rela memungut naskah yang dicampakkan begitu saja. Nyo sudah berusaha meminta surat resmi, tetapi sampai detik tulisan ini dibuat surat tersebut belum juga keluar. Selidik punya selidik, ternyata ada masalah ‘kepentingan internal’ di penerbit tersebut, bukan sesuatu yang pantas disebut ‘force majeur’ seperti dalam surat perjanjian.

Seperti biasa, jika Nyo dizalimi maka berdoa buat kebaikan sesama, ambil pelajaran dari masalah yang ada dan terus maju menuju hal yang lebih baik. Allah Maha Adil, masak kita belum juga percaya? Alhamdulillah, hikmahnya luar biasa. Setelah Nyo amati kembali naskah tersebut ternyata unyu-unyu dan lugu. Buku-buku bekal dari mas Bambang Trim,  beberapa yang langka: Taktis Menyunting Buku dan Anatomi Buku, ditambah ilmu penerbitan selama di Dixigraf benar-benar pengganti yang luar biasa atas gagalnya naskah terbit. Dua pekan ini,  Nyo menulis dua naskah pesanan salah satu penerbit mayor dengan bimbingan para editor Dixigraf membuat Nyo sadar, naskah yang masih unyu dan lugu itu terlalu banyak retak di sana-sini. Harus diperbaiki dahulu agar lebih ‘menarik’ minat penerbit secara total.

Buat rekan penulis pemula:

  1. Sebelum naskah benar-benar ‘walimah’ jangan senang dahulu meski telah terjadi ijab kabul.
  2. Mantapkan hati untuk terus belajar dan berkarya apa saja masalah yang menimpa, itu adalah tantangan agar kita menjadi lebih baik. Jika tidak sekarang, mungkin esok hari naskah kita akan bertemu jodohnya.
  3. Nyo sudah mulai merasakan dan menjiwai kenapa mas Bambang Trim, Kang Arul, mbak Kinoysan, mbak Ary Nilandari, mbak Dian Kristiani dan penulis senior lainnya begitu ‘tahan banting’ dalam menulis. Karena mereka semua ingin melahirkan naskah-naskah yang keren. Jika naskah adalah ‘anak’ berarti saat kita menulis seperti sedang ber…ber…(ah tidak tega Nyo menulisnya..khusus yang sudah menikah soalnya kekekekeke ^_^….)

Hati ini berlimpah cinta, masing-masing cinta menempati ruang tersendiri. Mereka tidak pernah bersinggungan, bergesekan apalagi perang. Masing-masing cinta itu saling melengkapi dengan indah laksana alam ini. Semuanya menyatu untuk menuju kebaikan kepada Allah SWT. Jika salah satu penghuni ruang tersebut belum Anda temukan, rasanya ada yang kurang dengan keindahan itu. Carilah dan yakin bahwa kelak Anda akan menemukannya. (Sinyo)

Nyo, Magelang, 20 April 2012.{Jika engkau ingin mengubur dalam masa lalu, lantas apa gunanya hari ini dan masa depan untukmu? (Sinyo)}


Responses

  1. Oh, jadi tulisan dari penulis itu harus dicarikan jodoh juga, ya?
    Hm…, jodoh dari semua tulisan Alby selama ini belum ketemu jodohnya. Pantas saja kurang lebih 19 tahun belajar nulis belum melahirkan buku.

    • Insyaa Allah akan tiba masanya bertemu jodoh, semoga kali ini adalah jodoh pertama ^_^

  2. Oh, jadi tulisan itu butuh jodoh juga, ya? Kirain cuma manusia saja yang harus cari jodoh. ^_^
    Kira-kira tulisan Alby kapan ya, ketemu jodohnya?

    • Iya dik, insyaa Allah sebentar lagi akan ketemu satu jodoh..aamiin.🙂

  3. aduh bapak, kirain apa….. 🙂

    • Hihihihiiiiiiiiiiiiii ^_^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: