Posted by: sinyoegie | November 29, 2013

Pameran Go Green

guri

Kali ini, Si Guri benar-benar kehabisan akal untuk memecahkan masalah yang satu ini. Dia duduk membisu di kamar tempat jemarinya berkreasi membuat kaos unik nan menarik.

“Pagi Guri,” sapa Ajah.

“Pagi,” jawab Guri lesu.

“Belum ketemu idenya juga?”

“Sudah 10 hari ini aku berusaha memecahkannya, tetapi susah.”

“Ayolah, bukankah selama ini selalu berhasil. Contohnya aku, lewat kaosmu aku menjadi percaya diri,” ujar Ajah sambil memamerkan desain kaos buatan Guri.

“Itu mah biasa Jah, kamu tambun kan hal yang wajar. Kalau gajah kurus ntar menjadi jerapah dong,” tukas Guri.

Ajah mengangguk pelan sambil meringis, kini ada dua binatang yang sedang melamun di tempat itu. Guri, si gurita merah ahli mendesain kaos dan temannya si gajah gendut bernama Ajah.

“Woy…!” teriak Ici si kelinci. Hampir saja Ajah jatuh dari kursi mendengar suara Ici.

“Sopan sedikit dong Ici, sudah tahu Guri sedang kesusahan kau malah ngagetin,” kata Ajah.

“Aku tahu Guri sedang pusing mikirin soal Sigu, makanya akan aku ajak dia jalan-jalan dulu, biar pikiran menjadi segar kembali,” jawab Ici.

“Mau diajak ke mana?” tanya Guri malas.

“Ada pameran di alun-alun dengan tema Kembali ke Alam, istilah kerennya Go Green.” Ici menjawab sambil melompat-lompat di dekat Ajah.

“Usulan yang bagus, ayo kita ke sana,” ujar Guri sambil berlari mendahului kedua sahabatnya. Ici tersenyum riang melihat Guri tampak gembira.

Ici kasihan melihat Guri sudah lama tidak keluar rumah gara-gara memecahkan masalah Sigu. Sigu adalah seekor sigung teman baru mereka yang baru datang dari Amerika. Semula warga kerajaan hewan senang berkenalan dengannya, tetapi saat Sigu sedang kentut…baunya sangat busuk sejauh 3 meter. Bau kentut itu akan hilang setelah 10 hari. Sejak itu banyak warga kerajaan tidak mau berteman dengan Sigu.

Guri yang diberi tugas oleh sang raja untuk menangani masalah ini belum menemukan ide yang cocok, kira-kira desain kaos apa yang akan membuat Sigu percaya diri sekaligus membuat warga memahami keadaan Sigu.

Sampai di Alun-alun, ketiga sahabat itu langsung mengamati berbagai teknologi ramah lingkungan. Ada alat untuk menjernihkan air yang terkena polusi, mobil dengan tenaga listrik dan matahari hingga berbagai kerajinan tangan dari barang bekas.

“Guri…lihat, ada kaos yang desainnya mirip dengan buatanmu,” ucap Ici sambil menunjuk sebuah gerai kaos.

Guri dan Ajah mengikuti Ici menuju gerai tersebut. Sebagian besar desain kaos itu memang sama dengan desain milik Guri. Rupanya yang membuat adalah si Ipus, kucing manis teman mereka pula.

“Kamu kreatif sekali Ipus, terbuat dari apa kaos ini?” tanya Guri penasaran.

“Ah kaosnya mah biasa dari serat eceng gondok, daripada dibuang menjadi sampah, maka kujadikan kain saja. Nah kan bermanfaat, apalagi semakin menarik karena desain milikmu, itu aku tulis namamu di kaos,” jelas Ipus dengan antusisas.

Guri bangga melihat ada tulisan kecil di kaos ‘desain oleh Guri’, salut buat si Ipus yang masih menghargai karyanya. Dia membeli beberapa kaos termasuk untuk Ici dan juga Ajah.

“Kenapa kau tersenyum terus sih Guri,” tanya Ipus, “kaosnya jelek ya?”

“Tidak, aku menemukan ide desain kaos yang tepat untuk Sigu setelah mendengarkan penjelasamu tentang serat eceng gondok,” jawab Guri.

“Wow, apa itu?” timpal Ici. Ajah juga kelihatan tertarik ingin mengetahui ide desain Guri.

“Yah kita lihat saja besok, nanti malam akan aku kerjakan,” ujar Guri.

Keesokan hari, di depan warga kerajaan yang sedang berkumpul di alun-alun, Guri mengenalkan desain kaos terbarunya untuk mengatasi masalah Sigu. Sebelum raja membuka kain yang menutup badan Sigu, Guri memberi sepatah dua kata.

“Desain kali ini, saya dedikasikan kepada Ajah yang setia menemani saya selama mencari ide dan Ici yang mengajak pameran, sehingga saya dapat melihat kaos Ipus yang luar biasa,” ucap Guri.

Tidak lama kemudian sang raja membuka selimut di badan Sigung dan semua orang yang membaca tulisan di kaosnya tertawa terbahak-bahak. Mereka baru menyadari terlalu berlebihan menyikapi kentut Sigu. Sigu juga ikut terpingkal-pinkal setelah mengetahui tulisan di kaos itu.

Mau tahu desain tulisan si Guri di kaos Sigu?
Go Green!! Harap maklum Kentut juga alami 🙂

Nyo, Kota Magelang, 29 November 2013


Responses

  1. hihihi, ceritanya bagus mas. moga menang yaaa🙂

    • Suwun Mbak Ofi, semoga dibalas dengan kebaikan yang berlimpah, aamiin😉

  2. hihihiii.. endingnya lucu mas,,😀 salam kenal

    • Kekekek, suwun Mas, semoga dibalas dengan kebaikan yang berlimpah🙂 . Salam kenal juga ya ^_^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: