Posted by: sinyoegie | January 4, 2014

Tips Merintis Karier Ilustrator – Pemula

470498_528768553813631_1525369867_o

Ilustrator: Irwan Darmawan (FPBA)

#Tips ini Nyo sarikan dari masukan para ilustrator anggota FPBA, baik info di wall atau lewat inbox FB.

Ingin menjadi ilustrator andal? Eit, jangan membayangkan hal-hal yang nyaman dulu seperti materi berlimpah dan nama yang tenar. Jalan menuju seorang ilustrator pro sama dengan pekerjaan lain, harus melewati jalan step by step.

Berikut tips bagi anak-anak atau remaja yang tertarik dengan dunia ilustrator.

1. Pahami

Salah satu kiat memilih cita-cita pekerjaan adalah memahami seluk-beluk dunia tersebut, termasuk menjadi ilustrator. Duitnya memang ‘mantap’ tetapi aktivitas yang dilakukan sebanding dengan apa yang didapat.

Pekerjaan ini membutuhkan naluri seni yang ‘lebih’, padahal kalau sudah berhubungan dengan ‘seni’ tergantung ‘mood’ kita. Jadi waspada saja kalau bekerja sebagai ilustrator di sebuah media, harus sering lembur karena pesanan yang membutuhkan waktu cepat. Berbeda jika kita memilih sebagai freelance ilustrator, meskipun ada ‘tekanan’ dari pemesan/pelanggan tetapi waktu yang dibutuhkan untuk mencari ‘mood’ jauh lebih leluasa.

Bagi Anda yang beragama muslim, pahami dulu hukum berkenaan dengan gambar. Ada ulama yang melarang menggambar makhluk ‘benyawa’ tetapi sebagian membolehkan untuk dunia anak-anak termasuk bentuk 3 dimensi. Jika pilihanmu jatuh pada fatwa yang melarang jangan khawatir, masih ada jalan untuk menjadi ilustrator dengan jenis tertentu, seperti model siluet atau bentuk-bentuk tidak lengkap (contoh wajah polos tanpa mata, hidung dan mulut). Jangan sampai terjadi setelah bertahun-tahun melatih diri menjadi ilustrator…eh akhirnya memilih menjadi penjual martabak karena fatwa larangan ‘menggambar makhluk’, sia-sia kan waktunya? Coba diskusikan dengan Ayah dan Bunda serta ustadz di dekat Anda tinggal.

Salah satu hal terpenting, Anda suka atau tidak dengan dunia gambar? Jika tidak, sudah lupakan saja tips berikutnya karena sesuatu yang dikerjakan secara ‘terpaksa’ hasilnya tidak akan pernah maksimal.

2. Jiplak dan Koleksi

Koleksi semua gambar yang disukai, pilah sesuai dengan jenisnya. Jiplak saja tidak apa-apa untuk melatih bentuk-bentuk yang diinginkan. Feel akan Anda dapatkan saat menjiplak, jenis gambar apa yang mengena di hati.

3. Les

Jika di tempat Anda tinggal ada tempat yang menyediakan jasa pendidikan menggambar, ikut saja apabila tersedia dana. Teori dan arahan dari guru menggambar akan bermanfaat untuk mendalami apa yang Anda pelajari.

4. Eksplorasi

Banyak membaca, menonton berita, jalan-jalan di alam bebas, mengamati binatang, menikmati pemandangan alam serta benda atau makhluk di sekitar kita secara detail. Semua ini untuk mengembangkan imajinasi, suatu saat berguna jika kita ingin memilih ‘gaya’ tersendiri dalam menggambar.

Sebaiknya Anda mempunyai media dan peralatan menggambar yang selalu dibawa, kalau tidak memungkinkan bawa ponsel dengan kamera untuk mengabadikan hal-hal unik yang akan menambah daya imajinasi saat menggambar.

5. Latihan dan Kembangkan

Sediakan media dan peralatan selengkap mungkin, jika tidak ada dana cukup pensil dan buku gambar. Latih terus skill menggambar. Awalnya menjiplak, kemudian kembangkan dengan ide-ide yang didapat dari imajinasimu.

Luangkan waktu untuk melakukan latihan ini, jangan melakukan saat pelajaran di sekolah berlangsung. Selain memecah konsentrasi, sang guru bisa ‘mencak-mencak’ karenanya. Sesekali sih boleh, akan tetapi berbahaya jika menjadi kebiasaan. Coba bayangkan, kalau setiap akan menggambar Anda harus menghadirkan guru, mahal biayanya :p

6. Style

Agar dikenal orang, usahakan agar gambar yang dihasilkan mempunyai ‘ciri’ atau style tertentu yang tidak dimiliki ilustrator lain. Biasanya hal ini didapat saat menginjak dewasa🙂 , namun coba carilah sedini mungkin. Biasanya sih masih bisa berubah-ubah hingga kelak Anda menjadi ilustrator pro.

7. Publikasikan

Nah, setelah selesai, jangan disimpan gambarmu. Publikasikan lewat media sosial agar teman-teman memberi masukan dan komentar. Jangan takut jika mendapat kritikan, apalagi sampai marah. Seseorang tidak akan pernah maju jika tidak tahan terhadap kritikan dan masukan, so ucapkan terima kasih kemudian ambil masukan sebagai pemacu diri.

8. Padukan

Jika Anda juga berbakat dalam menulis cerita, padukan hasil menggambar untuk dibuat cerita bergambar. Nah…kalau yang ini, bakal menghabiskan jatah kerja para penulis ^_^ . Anda akan sangat disegani karena menjadi penulis sekaligus ilustrator.

9. Berdoa

Mintalah kepada Sang Penguasa Alam agar jari-jarimu menghasilkan karya yang dapat ‘membius’ penikmat gambar. Pokoknya kalau melihat gambar Anda, orang ingin terus membuka lembar demi lembar gambar berikutnya.

Jangan lupa, ajak Ayah dan Bunda untuk mendoakan apa yang Anda cita-citakan🙂

Semoga bermanfaat, terima kasih banyak atas informasi para ilustrator yang tergabung dalam FPBA
Nyo, Kota Magelang, 04 Januari 2013


Responses

  1. tulisan iki layak dapat jempol……!😀

    • Terima kasih Mas Arie🙂

  2. Lagi minat nih sebagai illustrator. Niatnya sih nanti mau jadi Freelance Illustrator aja karena kurang betah suasana perkantoran..🙂

    • Gabung di grup FB, PBA (Penulis Bacaan Anak) atau sering disebut Paberland kak🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: